Piala AFF Satu Kekalahan Penentu Nasib Indonesia


Jakarta – Timnas Indonesia melaju ke final Piala AFF 2010 dengan catatan terbaik di antara tim-tim lain sehingga berada di atas angin. Tapi satu pertandingan mengubah itu semua.

Laju mulus dilalui Firman Utina cs di fase grup Piala AFF 2010. Bukan hanya sekadar kemenangan biasa karena itu semua diraih dengan luar biasa.

Indonesia membuai para pendukungnya di Stadion Gelora Bung Karno dengan kemenangan telak 5-1 atas Malaysia, disusul pesta gol lain saat menang 6-0 atas Laos. Terakhir, Thailand yang dikenal sebagai tim tangguh Asia Tenggara pun ditekuk 2-0.

Hasil tersebut membuat Indonesia lolos ke semifinal sebagai juara Grup A. Di babak ini ‘Merah Putih’ dihadapkan dengan Filipina yang kemudian dihajar 1-0 pada masing-masing leg pertandingan. Indonesia menjejak final.

Di partai puncak ‘Pasukan Garuda’ kembali bertemu dengan Malaysia, si ‘Harimau Malaya’ yang sebelumnya sudah dijinakkan di fase grup. Tengah disesaki euforia, catatan itu niscaya semakin menebalkan kepercayaan diri.

Sampai kemudian malapetaka akhirnya datang, Minggu (26/12/2010), di Stadion Bukit Jalil.

Di partai tandang pertamanya di Piala AFF 2010 –Indonesia tetap memainkan dua partai semifinal di Stadion Utama Gelora Bung Karno karena Filipina tak bisa menyediakan lapangan yang layak– ‘Garuda’ dipaksa kembali menapak ke bumi usai diterkam 0-3.

Setelah kekalahan tersebut, Indonesia berusaha bangkit untuk membalikkan kedudukan saat gantian menjamu Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Rabu (29/12/2010) malam WIB.

Sejarah kemudian mencatat bahwa Indonesia berhasil menekuk Malaysia, menjaga kesempurnaan rekor kandang, tapi tidak kuasa menjadi juara. Indonesia memenangi duel itu dengan skor 2-1, tapi kalah dalam “perang” karena ketinggalan agregat gol 2-4.

Walhasil, Indonesia –yang jadi runner-up– menuntaskan Piala AFF 2010 hanya dengan satu kekalahan, lebih baik ketimbang sang juara Malaysia yang malah sudah kalah dua kali. Sial untuk Indonesia, satu kekalahan itulah yang menyebabkan trofi juara lepas dari genggaman.

“Ternyata 6 kemenangan dan hanya sekali kalah belum mampu membawa pulang trophy itu saudara-saudara.. Tetap Semangat…!!!” tulis kapten timnas Bambang Pamungkas di akun Twitter-nya.

Advertisements

About nellohl

Just For Fun in Here..!!! are you ok..?? Ready,,,,,,

Posted on December 29, 2010, in Info. Bookmark the permalink. Leave a comment.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: